Dugaan pelanggaran kampanye Pemilu 2024 berupa pembagian becak listrik oleh pelaksana kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden terjadi di Kota Madiun, pada Senin, 29 Januari 2024. Anggota Bawaslu Jatim, Rusmifahrizal Rustam turun langsung dalam melakukan pendampingan ke Kota Madiun pada Rabu (30/01/2024)

Menurut Rusmi bahwa pihaknya akan bergerak cepat untuk menangani dugaan pelanggaran di Kota Madiun.

“Kita punya waktu 7 hari setelah dugaan pelanggaran ditemukan. Ini harus digunakan sebaik-baiknya dalam melakukan penelurusan dan memanggil pihak yang diduga melanggar. Bawaslu Kota Madiun telah membuat timeline untuk menangani dugaan pelanggaran ini,” jelasnya

Bagi Rusmi setiap dugaan pelanggaran yang dilakukan akan ditangani secara cepat dan tepat.

“Wujud komitmen dari Bawaslu untuk menghadirkan keadilan pemilu bagi seluruh pihak,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content
Warning: Missing arginfo for clos_ssa_test() in Unknown on line 0