Selama 5 tahun berturut-burut Bawaslu menerima status opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kepala Sekretariat Bawaslu Jatim, Sapni Syahril berharap 19 daerah di Jatim yang tidak pilkada untuk juga turut serta ikut mempertahankan WTP.

“Saya berharap ada realisasi sampai diatas 97 persen di akhir tahun,” tuturnya dihadapan Koordinator Sekretariat yang tidak menyelenggarakan Pilkada Selasa (08/09) di Surabaya.

Menurut Sapni hingga kini serapan anggaran masih cukup rendah. Untuk itu disisa akhir tahun, Sapni berharap ada maksimalisasi serapan anggaran di 19 Kabupaten/Kota.

“Masih ada waktu. Kita bisa melakukannya di akhir tahun. Anggaran yang ada harus dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya,” tutur Sapni.

Pada sisi lain, Ketua Bawaslu Jawa Timur, Moh Amin juga turut memberikan motivasi terhadap 19 daerah yang tidak pilkada di Jatim agar memiliki kreativitas di tengah keterbatasan.

“Dalam kondisi kita yang terbatas, maka harus ada kreativitas agar bisa menembus keterbatasan,” tutur Amin.

Menurut Amin, lebih baik salah karena berkegiatan daripada tidak salah karena tidak berkegiatan.

“Kalau ada salah karena kita bekerja, maka itu lebih baik daripada takut salah lalu tidak bekerja,” terang Amin

Rapat Koordinasi (Rakoor) evaluasi penyerapan anggaran dan strategi taktis untuk Kabupaten/Kota yang tidak pilkada diletakkan di Kantor Bawaslu Jawa Timur dengan dihadiri oleh Ketua Bawaslu dan Koordinator Sekretariat 19 daerah yang tidak pilkada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize