Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bawaslu yang sempat tertunda karena pandemi kembali dilaksanakan di Kantor Regional Jatim, Sidoarjo, Minggu lalu (13/09). SKB diikuti 88 peserta. 5 orang dari staf internal Bawaslu dan 1 orang difabel.

Kepala Sekretariat Bawaslu Jatim, Sapni Syahril  menyampaikan SKB berjalan lancar dengan protokol kesehatan. Dari 87 peserta, juga diikuti oleh satu staf Bawaslu Jatim, dan masing-masing satu orang dari Bawaslu Magetan, Bawaslu Bojonegoro, Bawaslu Malang, dan Bawaslu Jember.

“Alhamdulillah tes SKB berjalan lancar. Sudah saya laporkan ke Sekretaris Jenderal Bawaslu. Kemarin yang tertinggi nilainya dari formasi analis Barang Milik Negara (BMN), nilainya sampai 410,” terangnya.

Menurut Sapni, nilai tes SKB yang di Jawa Timur akan diakumulasi dengan daerah lainnya oleh Bawaslu RI.

“Nilai tes peserta SKB di Jatim nanti akan diakumulasi dengan daerah lain oleh pusat untuk ditentukan siapa yang lulus sesuai dengan kebutuhan formasi yang diinginkan oleh Bawaslu RI. Kalau tidak keliru, nanti akan ada tes wawancara untuk Bawaslu,” tambah Sapni. Sapni berharap CPNS yang diterima oleh Bawaslu akan menguatkan kelembagaan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota. Karena menurutnya, sejak menjadi permanen, maka Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota membutuhkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) organik Bawaslu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize