Ada jejak yang ditinggalkan oleh Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin saat berkunjung ke Jawa Timur sejak tanggal 19-21 Agustus 2020 lalu. Ia meresmikan Pojok Pengawasan di tiga kabupaten sekaligus. Mulai dari Ponorogo, Trenggalek dan Pacitan.

Pria yang khas dengan peci hitam ini mengungkapkan rahasia bahwa di periode yang dipimpinnya kini memang mendorong aktifnya pojok pengawasan di masing-masing kantor Bawaslu. Pojok pengawasan menurutnya menjadi titik pemilu antara pemilih dengan pengawas pemilu.

“Tidak semua masalah harus diselesaikan secara resmi. Kalau ada masalah, kita perlu ngobrol, ngopi. Titik temu antara pemilih dengan pengawas itu, ya pojok pengawasan di setiap kantor Bawaslu,” terang Afif di Trenggalek, Kamis lalu (24/08).

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengajak masyarakat untuk sering datang ke pojok pengawasan untuk mengetahui perkembangan tahapan pilkada.

“ Sering-seringlah datang ke Pojok Pengawasan. Nanti kita siapkan kopi, teh, buku dan sumber informasi. Terutama daerah yang ada di pilkada ini harus aktif pojok pengawasannya,” tutur Afif.

Bagi Afif, pertemuan yang inten antara pemilih dengan pengawas pemilu akan mampu menyelesaikan masalah dalam tahapan pilkada 2020 yang sedang berlangsung.

Sebagai informasi tambahan, kunjungan Afif ke sejumlah daerah di Jawa Timur untuk memastikan tahapan pilkada berjalan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize