Pilkada sukses, bila hak memilih dan dipilih terjamin. Daftar pemilih naik turun bersama dengan angka pemilih pemula dan pemilih yang meninggal. Bawaslu Jatim memiliki serangkaian cara mengawasi pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi mengatakan akan melakukan Apel Pengawasan Coklit dan mendirikan posko pengaduan pemilih.

“Kami akan mengadakan apel serentak pengawasan coklit pada tanggal 18 Juli dan dilanjutkan dengan membuka Posko Pengaduan Data Pemilih”, terang Aang via WA.

Sebagai pengawas pilkada, Aang juga secara intensif melakukan koordinasi dengan KPU, instansi yg membidangi administrasi kependukukan dan pihak lain yang terkait.

“Nanti kami juga akan libatkan alumni SKPP dalam gerakan #bawaslujagahakpilih. Pembuatan flyer, video pendek sebagai media edukasi. Intinya kita akan memaksimalkan fungsi medsos dan laman web Bawaslu sebagai media edukasi pemilih”, tambah Aang.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik, Aang akan melaporkan hasil pengawasannya secara periodik kepada masyarakat.

“Kami akan rilis hasil pengawasan secara periodik melalui laman dan web Bawaslu, media cetak, online, televisi dan radio pada tanggal 28 Juli, 7 Agustus dan 12 Agustus”, pungkas Aang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize