Anggota Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini mengungkapkan bahwa hoax bisa tumbuh subur di daerah yang menyelenggarakan Pilkada. Hal ini ia ungkapkan dalam rapat bersama sejumlah 5 Kabupaten/Kota, di Surabaya Kamis Malam, (23/07)

“Hoax ini akan subur di daerah yang menyelenggarakan Pilkada. Di Jawa Timur ada 16 Kabupaten dan 3 Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada. Potensi hoax akan bergeser dan subur di daerah ini”, tutur Ely

Mantan Panwaskab Jember ini juga mengungkapkan data bahwa hoax selama pandemi semakin meningkat. “Hoax tambah tinggi. Kisaran angka 1200 selama pandemi. Di musim Pemilu 2019 lalu, semakin mendekati hari H, jumlah hoax semakin meningkat”, tambahnya.

Untuk itu, alumni Universitas Jember ini memandang perlu untuk melakukan pencegahan sejak dini. “Perlu strategi pencegahan bersama agar hoax ini bisa diminimalisir”, tambahnya.

Persebaran hoax, masih menurut Ely, banyak terjadi di media sosial, “Ada malinformasi, disinformasi, dan juga missinformasi. Trendnya diperkirakan akan meningkat selama Pilkada”, tambahnya.

Pihaknya mengaku akan meningkatkan kerja kehumasan di Bawaslu se-Jatim untuk dapat melawan hoax, “Sejak awal, Bawaslu Jatim memiliki komitmen keterbukaan informasi publik. Tiap hari kami mengabarkan kepada publik tentang kerja yang kami lakukan. Cara ini kami harap dapat mengurangi persebaran hoax dalam Pilkada”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize