Sehari setelah gerakan klik serentak untuk memastikan data pemilih, Bawaslu melakukan pemetaan di 5.485 lokasi yang tersebar di 237 Kabupaten/Kota pada 32 Provinsi yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2020. Dari jumlah tersebut, 4.134 lokasi atau 75 persen daerah memiliki kendala saat mengakses kanal klik www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Sisanya 1.351 titik atau 25 persen tidak bermasalah.

Anggota Bawaslu, M. Afifuddin menyampaikan bahwa kanal dari klik serentak juga belum menampung seluruh DP4 Pemilu 2019.

“Klik serentak untuk memastikan data secara online tersebut 75 persen masih ada kendala. Selain itu kanal tersebut juga belum sepenuhnya menampung DP4 pemilu 2019,” ungkapnya, Kamis (16/07).

Sebagai upaya jaga hak pilih, Bawaslu membentuk posko aduan coklit yang diperuntukkan kepada pemilih yang belum terdaftar sebagai pemilih.
Afifuddin mengungkapkan bahwa posko coklit dimaksudkan untuk menjamin hak pilih.

“Kami membentuk posko aduan untuk pengawasan coklit,” tutur Afif.

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini berharap, bila ada pemilih yang tidak terdata oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) ketika melakukan coklit, bisa melaporkan ke posko yang dibentuk oleh Bawaslu.

“Jika tidak terdata, bisa melaporkan ke posko tersebut,” pungkas Afif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize