Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo menyampaikan bahwa tahapan Pilkada yang dilanjutkan menuntut pengawas pemilu untuk terus membangun kekuatan bersama. Baik itu secara personal maupun instutusional. Hal ini ia sampaikan dalam Halal Bi Halal Bawaslu se-jawa Timur, Senin (01/06)

“Pertama, soliditas kelembagaan harus ditingkatan. Kita harus membangun kekuatan bersama. melawan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri. Tetapi harus bersama,” jelasnya dihadapan pengawas pemilu se-jawa Timur via daring.

Yang kedua, menurut Dewi, Pilkada dalam suasana covid-19 perlu mentalitas berbeda dari pengawas pemilu. Yakni mentalitas kuat melawan ketakuatan sehingga memberikan aura positif terhadap pemilih agar yakin dan percaya bahwa penyelenggaraan Pilkada dapat berjalan dengan aman.

“ Kita percaya, mampu dan bisa melakukan ini semua. Ketakutan itu harus kita lawan. Kalau Bawaslu sudah kuat, maka akan menularkan aura positif kepada masyarakat yang kita harapkan partisipasinya meningkat dalam Pilkada,” tutur Dewi.

Yang ketiga menurut Dewi adalah pengawas pemilu tetap menjaga integritas. Dalam situasi apapun, menurut Dewi, penyelenggara harus memiliki integritas. Hal ini untuk mewujudkan Pilkada yang demokratis.

“Kegiatan sosialisasi harus kita lakukan. Integritas penyelenggara itu harus ada dalam situasi apapun. Jangan sedikitpun mengurangi niat ikhlas dan komitmen moral untuk menjaga demokrasi ini berjalan baik,” tuturnya lagi.

Dewi juga mengingatkan, bahwa yang keempat, pengawas pemilu di Jawa Timur tetap bekerja profesional. “Dalam situasi pandemi, kita harus profesional. Kita bekerja sesuai dengan undang undang dan peraturan yang ada,” pungkas Dewi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize