Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar dalam kunjungannya ke Bawaslu Ponorogo, jumat (26/06) menyoroti tentang Bantuan Sosial terdampak Covid-19. Menurutnya, bantuan sosial berpotensi diselewengkan untuk kepentingan Pilkada 2020.

“Bawaslu Ponorogo akan mencegah dan mengawasi Bantuan Sosial terdampak Covid-19 agar tidak diselewengkan demi kepentingan Pilkada,” terangnya

Fritz mengaku kedatangannya ke Ponorogo ini untuk memastikan kesiapan pengawasan dengan Protokol Covid-19 dengan mengecek ketersediaan dan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) dari pengawas pemilu di Ponorogo.

“Esensi Pilkada 2020 dilaksanakan dengan penerapan Protokol Covid-19. Sudah seharusnya ada ketersediaan APD untuk pengawas pemilu,” tambahnya lagi.

Sebagai antisipasi, Fritz juga mendorong Bawaslu Ponorogo untuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit bila terdapat pengawas pemilu terkendala gangguan kesehatan di tengah pandemi.

Koordinasi juga masih menurut Fritz perlu dilakukan antara Bawaslu dan Komisi Pemilihan. Terutama dalam pemutakhiran daftar pemilih.

“Kami berharap ada koordinasi antara Bawaslu Ponorogo dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar pemutakhiran daftar pemilih berjalan dengan baik, ” terangnya.

Sebagaimana dalam setiap kunjungannya ke setiap daerah, Fritz membubuhkan pesan di papan. Untuk Bawaslu Ponorogo ia menulis:

Tugas pengawasan memiliki resiko. Tetapi itu harus dilakukan demi Ponorogo yang lebih baik. Jangan takut. Selalu bersemangat dan saling berkoordinasi. Kami bersama Bapak/Ibu sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize