Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) resmi dibuka hari ini. Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Mochammad Afifuddin dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa SKPP merupakan salah satu inisiatif dari Bawaslu untuk mendekatkan antara Bawaslu dengan peserta yang berminat menjadi pengawas partisipatif.

“Bawaslu punya kewenangan pencegahan, pengawasan, dan tindakan. SKPP merupakan upaya yang dilakukan untuk mengajak dan melibatkan masyarakat dan semua anak muda untuk menjadi pengawas partisipatif”, ungkap Afif via online.

Menurut Afif, dibalik alasan SKPP dilaksanakan secara daring hal ini dikarenakan sedang dalam situasi pandemi. Selain itu, Afif menilai bahwa peserta SKPP yang terdiri dari anak-anak muda sudah familiar dengan teknologi dalam aktivitas keseharian.

“Anak muda di Indonesia sudah familiar dengan teknologi dari aktivitas keseharian. Jalan ini kami tempuh. Menginisiasi dari konvensial ke online. Harapannya banyak yang terlibat dan informasi semakin cepat kita sampaikan”, terang Afif.

Afif juga berharap bahwa alumni SKPP akan menjadi aktor pengawasan partisipatif dan patner dalam peran pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu.

“Kami berharap nanti alumni SKPP akan menjadi mata dan telinga kita dalam melakukan pengawasan”, tambahnya lagi.

Masih menurut Afif, bahwa dalam pelaksanaan SKPP ini akan melibatkan pemateri dari komisioner Bawaslu dan para pegiat Pemilu.

“Akan ada banyak komisioner dan pegiat Pemilu yang menyampaikan materi. Mari kita belajar bersama dan saling berdialektika”, pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize