Selama bulan ramadhan 1441 H, Bawaslu Republik Indonesia akan menggelar tadarus pengawasan pemilu. Yakni kegiatan yang berkesinambungan secara menerus selama bulan ramadhan untuk membincang, dikusi, mencari inovasi pengawasan pemilu yang dilakukan via online.

Anggota Bawaslu RI, Mochamad Afifuddin, menerangkan bahwa tadarus pengawasan dilakukan untuk terus membumikan nilai nilai pengawasan kepada masyarakat. Karena bagi Afif, pengawasan bukan hanya menjadi domaian dari Bawaslu saja. Tetapi bisa diperankan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu, kelompok swadaya masyarakat, jurnalis, dan mahasiswa.

“Tadarus pengawasan pemilu merupakan bagian dari ikhitiar dan usaha dari Bawaslu untuk membumikan nilai pengawasan, pencegahan dan menekan pelanggaran lebih sempit,” ungkap Afif saat memberikan sambutan secara online dalam pembukaan tadarus pengawasan, 24 April 2020.

Alumni Universitas Syarif Hidayatullah ini menambahkan, ramadhan bukan menjadi alasan untuk tidak produktif. Meskipun ditengah pandemi dan tetap berada di rumah, namun diskusi pengawasan tetap bisa dilakukan. Sehingga ketika selesai ramadhan, maka semua pihak lebih siap dalam mengawasi jalannya pemilihan.

Masih menurut Afif, tadarus pemilu akan diisi oleh anggota Bawaslu RI dan para ahli pegiat pemilu.

“Kita akan mendaras pengawasan pemilu dari segala aspek dan akan diisi oleh anggota Bawaslu RI, dan banyak ahli pegiat pemilu. Selamat bertadarus,” pungkas Afif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize