Barangkali tidak asing istilah tadarus saat bulan ramadhan. yakni suatu tradisi untuk membaca al-Qur’an secara bergiliran saat bulan ramahan. Kini istilah tadarus juga diadopsi oleh Bawaslu Republik Indonesia selama bulan ramadhan akan melakukan tadarus pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu RI, Abhan saat memberikan sambutan pembukaan menggarisbahwi bahwa istilah tadarus berasal dari bahasa arab darasa yang berarti belajar. Artinya selama ramadhan kegiatan tadarus pengawasan pemilu adalah belajar tentang dimensi pengawasan pemilu. Mulai dari tentang fungsi Bawaslu, pengawasan, pencegahan dan sengketa proses.

“Tadarus pengawasan pemilu bagian dari sosialisasi terhadap masyarakat. Tidak hanya dari jajaran penyelenggara, tetapi juga pada masyarakat. Sebagai edukasi kepada tentag pengawasan, pencegahan dan pelaporan atas dugaan pelanggaran,” Sambutnya saat pembukaan tadarus pengawasan, 24 April 2020, via online.

Abhan juga menyoroti tentang potensi politik uang dalam masa pandemi. Abhan juga mengimbau kepada pasangan calon yang akan memberikan bantuan di masa pandemi, memang murni demi kepentingan kemanusiaan. Jangan karena politik praktis. Selain itu, ia berharap bahwa juga terdapat partisipasi masyarakat dalam meminimalisir potensi politik uang selama pandemi.

“Tadarus pengawasan partisipatif ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Salah satu yang harus kita lakukan adalah bersama-sama menekan potensi politik uang di masa ekonomi yang sulit karena pandemi,” tambah Abhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize