Mengusung tema “Bangun Solidaritas Kebangsaan Melawan Covid 19”, Bawaslu se-Jawa Timur, Rabu (08/04) terus mematangkan persiapan pelaksanaan HUT Ke-12. Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Moh. Amin, saat video conference bersama 38 Bawaslu Kabupaten/Kota mengingatkan pentingnya keseragaman dan keserentakan kegiatan. Terdapat 3 kegiatan utama yang akan dilaksanakan bersama oleh Bawaslu se-Jawa Timur, yaitu doa bersama, donor darah dan bakti sosial.

“Kita lakukan segala upaya agar kita bisa bersama-sama, bersatu melawan covid 19. Kita mengetuk pintu langit dengan doa-doa, kita juga melakukan ikhtiar kemanusiaan melalui donor darah dan bakti sosial,” jelasnya.

Donor darah dimaksudkan guna membantu keterpenuhan stok darah di PMI yang belakangan stoknya terus menipis karena pasien positif covid yang terus bertambah jumlahnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Organisasi, Eka Rahmawati menjelaskan aksi bakti sosial dimaksudkan membantu kelompok masyarakat yang ekonominya sangat terdampak. Seperti yang kita ketahui, gerak ekonomi melambat, pekerja informal sepi pemasukan, ada perusahaan yang terpaksa mem-PHK karyawannya dan dampak-dampak tak nyaman lainnya.

“Kita ingin berbagi, walaupun sedikit, dengan mereka yang sangat terganggu ekonominya oleh covid 19. Ini akan dilakukan seragam oleh seluruh kabupaten/kota,” terangnya.

Nur Elya Anggraini, Koordinator Humas Hubal menyampaikan bahwa acara HUT Bawaslu Ke-12 ini, selain dapat diikuti melalui medsos Bawaslu RI, juga melalui seluruh platform medsos Bawaslu Jatim yang tersedia, Channel Yutub Bawaslu Jatim, IG @bawaslujatim, FP Bawaslu Jawa Timur, dan Twitter @bawaslujatim. Peringatan ulang tahun rencananya akan dimulai pukul 09.00 WIB. Salah satu yang akan dilakukan adalah pemakaian masker secara serentak oleh semua anggota Bawaslu di Indonesia. Tentu, ini dilaksanakan secara simbolis melalui video conference.

Dalam catatan sejarahnya, 9 April merupakan momen pertama kali 5 komisioner Bawaslu RI dilantik setelah lembaga pengawas pemilu ditetapkan menjadi lembaga nasional dan permanen melalui UU Nomor 22 Tahun 2007. Saat itu, 5 komisioner Bawaslu RI yang dilantik adalah Wahidah Suaib, Nur Hidayat Sardini, SF Agustiani Tio FS, Bambang Eka Cahya Widodo serta Wirdyaningsih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize