Ada yang tersisa dari peringatan 12 tahun Bawaslu pada 09 April 2020 lalu. Yakni tersedianya 720 kantong darah untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal ini setelah pada kamis lalu, hampir secara serentak, pengawas pemilu se-Jawa Timur melakukan aksi donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) yang dilakukan di lokasi kantor di 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur.

Ketua Bawaslu Jatim, Moh Amin menuturkan bahwa kegiatan donor darah oleh pengawas pemilu memang dimaksudkan untuk membantu menjamin ketersediaan darah bagi menyarakat yang membutuhkan. karena menurutnya, ketersediaan darah di Jatim telah menipis.

“ Sebagaimana arahan Gubernur Jawa Timur, bahwa ketersediaan darah harus terjaga untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan. Terutama untuk melawan persebaran covid-19 ini. Bawaslu se Jawa Timur dihari 12 tahun Bawaslu, melakukan donor darah untuk berpartisipasi membantu terjaminnya ketersediaan darah,” terang Amin, via saluran Whatsap.

Pada saat itu, Amin sendiri langsung turun langsung di awal untuk melakukan donor darah yang juga diikuti oleh 38 Kabupaten/Kota lainnya yang melakukan aksi serupa. Antusiasme pendonor memang cukup tinggi. Hanya saja harus memenuhi syarat syarat yang ditetapkan oleh PMI.

“ Kami ingin memberikan sumbangsih yang bisa dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antar sesama anak bangsa dalam menghadapi wabah ini,” tambah Amin.

Tidak hanya aksi donor darah, Bawaslu se-Jawa Timur juga melakukan serangkaian kegiatan aksi sosial memberikan alat kesehatan dan paket sembako. Setidaknya 7.332 masker gratis, 1.119 handsanitizer, 291 sabun cuci tangan, 26 bak cuci tangan, 1.599 paket sembako, 200 paket vitamin, 40 bungkus nasi kotak, dan juga 50 paket jamu tradisional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize