Jelang Pembukaan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Daring pada tanggal 2 Mei 2020, Bawaslu Jatim hari ini mantapkan persiapan pelaksanaan bersama dengan seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Nur Elya Anggraini yang memimpin rapat persiapan tersebut menyebut bahwa pendaftar SKPP daring tembus sampai angka 20 ribu lebih.

“Kita semua, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota wajib terlibat menyukseskan program ini sejak dari perencanaan dan persiapan pelaksanaannya,” ungkap Ely

Menurut Ely, Bawaslu RI telah menyediakan seluruh materi audio visual yang akan disajikan pada SKPP daring. Materi wajib disimak oleh para peserta sebagai syarat untuk lolos ke sesi selanjutnya. Di akhir video akan ada evaluasi dan kuis yang harus dijawab oleh para peserta.

“Bawaslu RI telah membangun sistem yang sangat baik untuk memantau mana peserta yang menyimak video secara utuh dan mana yang tidak. Akan ketahuan yang nonton dan yang tidak,” tambahnya

Masih menurut Ely, bagi peserta yang lulus diharapkan benar-benar akan aktif dalam pengawasan partisipatif dengan cara memberikan informasi awal, menyampaikan laporan secara resmi, baik secara langsung tatap muka maupun media media sosial. Selain itu diharapkan menjadi bibit atau embrio untuk kader-kader pengawasan partisipatif lain di daerah masing-masing.

“Oleh karena itu, nanti kita perlu merumuskan bersama-sama tentang tindak lanjut kegiatan SKPP Daring ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize