Angka bayi stunting memang harus ditekan oleh semua pihak. Negara memang memiliki tanggung jawab untuk menjamin agar setiap anak yang dilahirkan dapat sehat. Rahmat Bagja menilai bahwa ruang laktasi yang ramah anak dan perempuan yang diluncurkan oleh Bawaslu Jatim merupakan bagian dari keterlibatan Bawaslu Jatim untuk menekan angka stunting dan menentukan masa depan Indonesia.

“Bawaslu Jawa Timur telah membantu masa depan Indonesia. Karena telah menyediakan ruang yang nyaman untuk pemberian ASI ekslusif. Bawaslu Jatim telah membantu negara dalam menekan angka stunting”, ujar Rahmat Bagja.

Bagja menilai bahwa pekerjaan dan keluarga memang suatu yang tidak bisa dipisahkan. Namun dengan dunia kerja, perempuan yang bekerja di ruang publik terkadang harus meninggalkan anaknya yang sedang membutuhkan ASI ekslusif. Tersedianya ruang laktasi yang ramah anak dan perempuan bagi Bagja juga bagian dari menghargai pejuang demokrasi di Bawaslu.

“Bawaslu Jawa Timur menghargai hak ibu dan anak. Saya sampaikan selamat atas peluncurannya hari ini”, pungkas Bagja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize