FGD PPID

Dalam pembukaan Focus Group Discussin (FGD) Optimalisasi PPID Bawaslu, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota di Jakarta, Kepala Biro Hukum, Humas dan Pengawasan Internal Bawaslu, Ferdinand Eskol Tiar Sirait mengingatkan pentingnya penguasaan informasi dan menyebarluaskannya kepada khalayak. Hal itu diperlukan agar masyarakat punya kepastian informasi sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang tepat.

Keterbukaan informasi Bawaslu harus menuju kepastian sejak sekarang. “Sebab dalam kondisi masyarakat tidak terinformasi dengan baik, maka framing yang akan menentukan”, kata Ferdinand.

Ferdinand lalu menyebutkan Teori Prospek yang dikembangkan oleh Daniel Kahneman. Teori tersebut menjelaskan bagaimana seseorang mengambil keputusan dalam kondisi berisiko. “Manusia itu makhluk ekonomi. Ia akan mengambil keputusan berdasarkan untung rugi sesuai informasi yang dia miliki. Kita sudah bisa membayangkan bagaimana dampak ketersediaan informasi di tengah-tengah masyarakat”, jelasnya.

Oleh karena itu Ferdinand mengingatkan agar jajaran Bawaslu berkonsentrasi bagaimana informasi-informasi yang dimiliki dapat diketahui publik dengan baik dan benar. Kehumasan Bawaslu se-Indonesia harus punya visi dan misi yang sama.

Kadang-kadang permintaan data dari masyarakat kurang jelas. “Pernah ada yang minta data pengawasan TPS Pilpres. Tapi data apa yang diminta juga belum jelas. Di sini pentingnya kita menyajikan data yang pasti sehingga memudahkan masyarakat mengakses”, ucapnya.

Ferdinand juga menekankan pentingnya menggunakan pendekatan heuristic dalam menyajikan informasi. “Heuristic juga penting. Benak masyarakat biasanya terasosiasi langsung dengan yang mudah mereka ingat”, ujarnya.

Sebelum menutup sambutannya dan membuka acara FGD secara resmi, Ferdinand kembali menegaskan kesiapan Bawaslu mengantarkan informasi kepada publik seluas-seluasnya. Meskipun Bawaslu sudah menjadi lembaga yang informatif, namun masih perlu mengukur seperti apa persepsi masyarakat terkait keterbukaan informasi di Bawaslu. (ack)

Fotographer : Krisna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize