Rabu (11/03) Srikandi Pengawas Pemilu se-Jawa Timur tak pernah mati gaya. Kreativitas mereka dalam meningkatkan partisipasi perempuan tak pernah padam. Kali ini dibuktikan dengan penulisan bersama buku berjudul Perempuan Yang. Buku yang berisi pengalaman dan harapan dari para perempuan pinggiran tersebut resmi di launching di UMSIDA, Rabu, 11 Maret 2020.

Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Nur Elya Anggraini menyampaikan bahwa buku yang di launching merupakan kumpulan tulisan dari Srikandi Pengawas Pemilu se-Jawa Timur yang memotret para perempuan pinggiran di Jawa Timur.

“Selama ini para perempuan yang menjadi nelayan, buruh pabrik, driver ojek online, kuli panggul, dan para perempuan yang terpinggirkan secara ekonomi nyaris tak tersentuh dalam advokasi. Kami mengangkat cerita tentang mereka dalam buku tersebut. Sudah saatnya mereka bicara dan kita yang mulai diam, ” Ungkapnya.

Mantan Penyiar Radio tersebut berharap agar suara, harapan dan mimpi para perempuan pinggiran dapat didengar dan diperhatikan.

” Suara mereka tentang demokrasi, pemilu dan politik uang dari buku tersebut adalah murni suara dari rakyat. Sudah seyogianya dapat terus kita dengar, perhatikan, advokasi hingga muncul kebijakan yang menguntungkan para perempuan pinggiran, ” imbuhnya lagi.

Acara launching buku bersamaan dengan Penandatanganan Kerja-Sama antara Bawaslu Jatim dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, dan sosialisasi pengawasan partisipatif untuk kelompok perempuan.

Sebagai tambahan informasi, bahwa iIstilah Srikandi di Bawaslu merujuk pada pengawas pemilu perempuan. Di Jawa Timur, jumlah pengawas perempuan di tingkat kabupaten/kota sampai provinsi berjumlah 25 orang. (ack)

Fotographer : Krisna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize