jatim.bawaslu.go.id. Selasa (4/3) Ketua Bawaslu Jatim, Moh Amin, terkenal humoris dan pintar dalam menyusun analogi untuk memberikan arahan terhadap pengawas Pemilu se-Jawa Timur. Analogi yang disampaikan jauh dari kesan perintah dan menggurui. Namun bilamana dicerna, substansinya adalah arahan. Untuk mendorong agar seluruh pengawas Pemilu se-Jawa Timur menyelesaikan laporan dalam LHKPN, Amin menganalogikan tentang Mike Tyson dan pelatihnya dalam dunia tinju professional.

“Mike Tyson adalah petinju hebat. Namun tetap butuh pelatih. Seandainya Mike Tyson diadu dengan pelatihnya, pasti sang pelatih akan kalah. Namun Mike Tyson tetap mendengarkan nasehat yang diajarkan oleh Pelatih”, ungkapnya, saat penutupan LHKPN, di Prigen Pasuruan.

Amin sebanarnya hendak mengingatkan seluruh pengawas Pemilu Jawa Timur untuk menyimak dengan seksama dan harus mendengarkan nasehat yang disampaikan oleh operator LHKPN. “Jangan ogah-ogahan, jangan dilawan, dan jangan dibantah. Segera selesaikan, jika terdapat kendala segera komunikasikan”, tambahnya.

LHKPN sebenarnya bagi Amin merupakan tanggung jawab masing-masing pengawas Pemilu. Namun bila tidak dilakukan akan berdampak pada lembaga. Hingga berita ini diturunkan, di seluruh pengawas Pemilu Jawa Timur, sudah di atas angka 80 persen yang telah selesai lapor dalam LHKPN. Amin menargetkan akhir Maret 2020, 100 persen pejabat wajib lapor di lingkungan Bawaslu Jatim telah menyelesaikan tanggung jawabnya untuk lapor dalam LHKPN. (tg)

Fotographer : Ilham Bagus P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize