jatim.bawaslu.go.id. Koordinator Divisi Pengawasan, Aang Kunaifi mengajak seluruh pengawas Pemilu se-Jawa Timur lebih disiplin lagi. Baik dalam melakukan kerja pengawasan maupun dalam kepatuhan melapor LHKPN.

“Saya rasa kedisiplinan kita harus pertegas lagi. Tidak peduli baik yang ada Pilkada maupun yang tidak. Mengenai kedisiplinan, kita juga harus mendisiplinkan diri dalam pelaporan LHKPN. Kita tidak boleh abai”, ungkapnya di Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Alumnus Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik juga mendorong pengawas Pemilu se-Jawa Timur terus maksimal dalam melakukan pengawasan untuk Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada.

“Tugas kita semakin ringan. Karena di Jawa Timur hanya 19 Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada. Pemilu nasional telah selesai. Namun jangan sampai yang tidak Pilkada tidak memiliki aktivitas”, tambahnya.

Aang mendorong bahwa yang tidak Pilkada untuk terus memaksimalkan peran dan kegiatan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Harus ada tindakan riil dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengawasan partisipatif”, tuturnya.

Dalam arahannya, Aang juga menyinggung tentang kelengkapan pejabat struktural sesuai dengan SOTK yang baru. Ia berharap, hal tersebut dapat menambah gairah dalam melakukan pengawasan dan ke depan diharapkan Bawaslu Jatim dapat kembali berprestasi dan mendapatkan sejumlah penghargaan. Sebagaimana tahun lalu yang penah mendapat 4 penghargaan. (ack)

Fotographer : Krisna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Font Resize