Wapres dan IKP 2020

jatim.bawaslu.go.id – Jakarta. Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2020 sebagai darul mafasid atau penolak terjadinya kerusakan penyelenggaraan Pilkada. IKP merupakan instrumen penting untuk menjamin suksesnya Pemilu dan Pilkada.

“Bawaslu telah memetakan kerawanan. Problematika yang muncul di antaranya netralitas ASN, data pemilih ganda, pemasangan alat peraga kampanye tidak sesuai prosedur, rendahnya partisipasi masyarakat dan sebagainya”, terang Ma’ruf Amin saat menyampaikan sambutan pada peluncuran IKP Pilkada 2020 di Jakarta.

IKP, kata Ma’ruf Amin, tidak hanya bermanfaat bagi jajaran pengawas Pemilu, tapi juga bagi pihak lain yang berkepentingan. Kesuksesan Pemilu dipengaruhi oleh pengawas yang netral, profesional dan berintegritas. Ma’ruf Amin meminta Bawaslu terus menjaga kepercayaan publik dan demokrasi.

Kesuksesan penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 menciptakan optimisme bersama dalam menghadapi Pilkada 2020. Dalam catatan Bawaslu, 270 daerah akan Pilkada tahun ini. 9 Provinsi, 37 Kota, dan 224 Kabupaten.

“Saya ucapkan selamat kepada Bawaslu yang telah berhasil menyusun IKP 2020. Bawaslu telah berhasil menyukseskan Pilkada serentak 2018 dan semoga dapat menuntaskan tugasnya pada Pilkada serentak 2020 ini”, pungkasnya.

Font Resize