Pak Abhan dan IKP 2020

jatim.bawaslu.go.id – Jakarta. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia hari ini meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada Serentak Tahun 2020 di Jakarta. IKP diluncurkan langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Ketua Bawaslu, Abhan menyatakan IKP merupakan tradisi riset Bawalsu sejak tahun 2014 yang dilakukan melalui langkah penelitian yang ketat. Melibatkan berbagai pihak, mulai peneliti dan pakar kepemiluan, aparat kepolisian, lembaga negara dan media massa yang punya informasi tentang penyelenggaraan Pemilu.

“Riset IKP Pilkada Serentak 2020 telah dilakukan sejak September 2019 lalu dengan memastikan kejelasan metodologinya”, kata Abhan.

Alat deteksi dini terhadap pelanggaran dan kerawanan Pilkada ini menjangkau hingga ke masing-masing daerah yang menyelenggarakan kontestasi elektoral di daerah. “Sebagai alat pemetaan, pengukuran dan deteksi dini, IKP telah mengidentifikasi karakteristik dan ciri umum kerawanan Pilkada di masing-masing daerah”, jelasnya.

IKP Pilkada kali ini mengalami penyempurnaan dan perbaikan dibanding IKP Pilkada Tahun 2018. Titik berat kerawanannya ada pada 6 level, mulai level rendah hingga level tinggi.

“Kami mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan, penerbitan dan peluncuran IKP ini. Tim ahli, peneliti, sekretariat jenderal Bawaslu, KPU, Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia”, ucapnya.

Abhan berharap IKP dipedomani oleh seluruh anggota pengawas Pemilu guna merumuskan tindakan pencegahan kerawanan dan pelanggaran.

Font Resize