Sepanjang jalan ikhtiar mengenalkan Bawaslu kepada publik, Koordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini telah melangkah yang sistematis dan terukur. Mempertahankan sesuatu yang dianggap baik dan terus melakukan inovasi baru yang juga dianggap baik.

Setelah tahun sebelumnya Bawaslu Jatim terus mengabarkan informasi lewat website dan penguatan tanggung jawab terhadap PJ Kehumasan di masing masing kabupaten/Kota untuk aktif mengabarkan kepada masyarakat, kini bertambah dengan melakukan inovasi dan pengembangan pada penguatan konten di media sosial.

“Untuk tahun 2020 ini kami akan juga menekankan pada pengembangan konten di media sosial untuk pendekatan ke milenial,” ungkap Koordinator Humas dan Hubal Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini.

Ely sering menyampaikan bahwa divisi humas dan Hubal merupakan ruang depan Bawaslu. Selama tahun 2019, Bawaslu jatim memang telah berupaya untuk terbuka dan informatif. Namun demikian, Ely menyadari bahwa mengenalkan lembaga pengawas pemilu juga membutuhkan sasaran yang luas, tepat, mudah diakses dan menyentuh semua golongan.

Untuk itulah, Resolusi tahun 2020 mengenalkan Bawaslu lewat konten di media sosial dianggap lebih tepat. Sehingga diharapkan oleh Mantan Panwaskab Jember ini akan lebih mudah ditangkap oleh masyarakat. Sasarannya adalah kelompok milenial yang memang tidak bisa dipisahkan dengan media sosial.

“Nanti kami se Jatim penekanannya ke konten media sosial. Kami ingin menampilkan wajah lembaga yang adaptif terhadap zaman sehingga mendorong keterlibatan masyarakat mengawasi pemilu,” tambahnya.

Untuk mewujudkan resolusi tersebut, Mantan KPID Jatim tersebut juga aktif mengontrol dengan ketat keaktifan dari website dan media sosial untuk Kabupaten/Kota se Jawa Timur. “Tiap hari jum’at akan kami lihat website mana yang lampu merah, lampu hijau dan lampu kuning,” tegasnya di hadapan komisioner kabupaten/kota se Jawa Timur, Kamis, 16 Januari 2020.

Ely selalu mengingatkan setiap pengawas pemilu di kabupaten/kota bahwa pertanyaan masyarakat tentang yang dikerjakan oleh Bawaslu pasca pemilu harus dijawab dengan memberitakan di laman website dan media sosial.

Selain itu, Inovasi lain dari Mantan Penyiar Radio Rosalina FM ini adalah memberikan giveaway pada masyarakat secara langsung dan juga kepada nitezen lewat kuis. “Banyak keramaian yang bisa dimasuki oleh kami agar Bawaslu lebih dekat kepada masyarakat. Car Free Day misalnya. Itu bisa juga jadi tempat kian mendekatkan Bawaslu kepada masyarakat,” tambah Ely.

Berkenaan dengan hubungan antar lembaga, Ely akan lebih menguatkan lagi pola hubungan dengan perguruan tinggi. Ia menginginkan bahwa pola hubungan dengan perguruan tinggi di lingkungan di Jawa Timur dapat berkelanjutan.

“Kami akan mendorong pola hubungan yang berkelanjutan untuk kepentingan pengawasan pemilu yang partisipatif. Sehingga bisa konkret dan dapat dirasakan hasilnya,” Pungkasnya.