Ely

jatim.bawaslu.go.id-Surabaya (25/1). Menanggapi Perbawaslu tahun 2020 tentang Tata Kerja dan Pola Hubungan, Koordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini mendorong Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur tetap memperhatikan keputusan yang bersifat kolektif kolegial dengan terus menggunakan Soliditas, Integritas, Moralitas dan Integritas (SIM P) dalam kinerja.

“Saya harap meski antar divisi berubah, dan terjadi pergeseran, namun tetap terus mengedepankan kolektif kolegial. Gunakan SIM P dimanapun berada. SIM P itu adalah Soliditas , Integritas, Moralitas dan Profesionalitas”, ungkapnya di Surabaya.

Perempuan Kelahiran Bangkalan ini juga menyampaikan untuk terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi Pemilu, Bawaslu Kabupaten/Kota diharapkan dapat memperbanyak membuat nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai pihak.

“Saya berharap memperbanyak MoU. Dengan perguruan tinggi boleh, kelompok masyarakat boleh, dinas pendidikan juga boleh. Harus kreatif. Misalkan MoU dengan Fakultas Hukum, maka bisa dengan simulasi sidang, atau misalnya juga dengan KKN Tematik. Tergantung pada kreatifitas kita. Momentum Pilkada harus dapat meningkatkan partisipasi masyarakat”, pungkasnya.

Font Resize