Surabaya (19/1) Kepala sekretariat Bawaslu Jatim, Sapri Syahril menyampaikan ada beberapa kriteria agar sekretariat Bawaslu se-Jawa Timur dapat berjalan efektif dan efisien. Yakni dengan terus melakukan pemantapan sekretariat, tersedianya perencanaan baik dalam Petunjuk Operasional Kegiatan (POK), ukuran sukses kegiatan dan adanya evaluasi.

“Agar terjadi pemantapan di tingkat sekertariat, maka harus ada pemantapan atau penugasan dari Pemda untuk menjadi pegawai Bawaslu. Pemilu merupakan hajat nasional. Untuk bisa mewujudkan pemilu yang sukses, harus tersedia pejabat structural di Bawaslu,” jelasnya dihadapan pejabat sekteriat Bawaslu se-Jatim, di Surabaya.

Sapni juga menambahkan, bahwa setiap kesekreat dilingkungan Bawaslu se-Jawa Timur perlu melakukan perencanaan yang jelas, “Saya harapakan dapat dilaksanakan dengan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) yang jelas. Bila perlu direvisi, perlu dikonsultasikan ke provinsi. Karena pagu anggaran tidak boleh ditambah. Saya harap ksekretariatan di Jawa Timur harus menjaga komunikasi yang baik dengan komisioner selaku atasan kita secara fungsional. Bila ada masalah, maka harus disampaikan ke provinsi untuk dicarikan solusinya” tambahnya lagi.

Secara lebih detail, Sapni juga memiliki kriteria tentang sukses sekretariat. “ Segala bentuk kegiatan yang dilakukan di bawaslu harus sukses pelaksanaan kegiatannya, sukses SPJ, semua sesuai POK, ada ttd pejabat, ada tanggal, ada kode akun dan sukses prosiding. Yakni setiap kegiatan harus ada laporan akhir dan dicetak,” jelasnya lebih rinci.

Terakhir, Sapni juga mengarahkan untuk adanya evaluasi. Salah satu yang dievaluasi dalam arahan yang disampaikan adalah Pegawai Pemerintah Non Pegawasi Negeri Sipil (PPNPNS).

Font Resize