Penanganan Pelanggaran

jatim.bawaslu.go.id-Probolinggo (16/10). Koordinator Divisi Sengketa Bawaslu Jawa Timur, Totok Hariyono mengingatkan agar jajaran pengawas Pemilu se-Jawa Timur menjaga integritas dan netralitas di media sosial.

“Hati-hati berkomentar di media sosial. Jika ada pengawas Pemilu yang masuk ke group whatsapp dengan banyak peserta. Hati-hati memberikan komentar. Meski misalnya ada komentar yang menyerang kita. Hati-hati. Terus jaga netralitas”, kata Totok mengingatkan.

Bagi Totok, Pengawas Pemilu akan disorot oleh publik termasuk di media sosial. Setiap postingan dan komentar di media sosial tidak akan luput dari perhatian publik. Untuk itu menjaga netralitas sejak dalam media sosial mutlak diperlukan.

Apalagi bagi Totok, untuk Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang akan menyelenggarakan Pilkada, tantangannya akan kian besar. Semakin mendekati hari pemilihan, tekanan terhadap jajaran Bawaslu akan semakin meningkat. Untuk itulah Totok berpesan agar terus jaga integritas.

“Jaga integritas, integritas dan integritas”, ujarnya memberikan tekanan di hadapan jajaran pengawas Pemilu se-Jawa Timur.

Ia juga menambahkan bahwa kepercayaan sebagai pengawas Pemilu harus benar-benar dibuktikan. Bagi Totok, reformasi yang membuka selebar-lebarnya bagi sipil untuk menjadi pejabat negara kini membutuhkan pembuktian dari kinerja pengawas Pemilu.

“Kita buktikan dengan kinerja. Bahwa kita memang pantas menuntaskan agenda reformasi untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas”, pungkasnya.

Font Resize