jatim.bawaslu.go.id – Kota Blitar. Upaya yang dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Blitar dalam hal pencegahan selain sosialisasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu pemasangan Billboard. Pemasangan ini terdapat di beberapa titik yang bertulis Tolak Politik Uang & Politisasi Sara.

Menurut Moh Ridwan selaku Anggota Bawaslu Kota Blitar, Pemasangan Billboard tersebut merupakan salah satu pencegahan sekaligus ajakan kepada masyarakat agar dalam pemilu 2019 benar benar memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani tanpa ada pengaruh politik uang.

“Fenomena yang selalu terjadi dalam pemilu tak terkecuali di tahun politik adalah adanya politik uang yang sebagian orang menganggap wajar. Hal ini karena memang uang merupakan alat yang sangat ampuh untuk mempengaruhi seseorang”, Tuturnya.

“Korelasi antara uang dan politik akan terus menjadi persoalan besar dalam pesta demokrasi selama tidak dilakukan perbaikan terhadap cara berfikir dan sudut pandang masyarakat terhadap adanya Money Politik. Dengan adanya Billboard ini kami berharap agar masyarakat menolak money politik dan masyarakat mau dan berani melaporkan ke Bawaslu Kota Blitar jika ditemukan adanya pelanggaran”, Tambahnya.

Moh Ridwan juga mengatakan Selain Billboard yang telah dipasang, juga akan memasang Billboard dengan isi yang sesuai dengan tahapan dengan waktu pemasangan yang berbeda.

“Harapan kami selain digunakan untuk pencegahan namun juga dapat mengenalkan Bawaslu kepada Masyarakat Kota Blitar agar lebih diketahui keberadaan dan fungsinya”, Tambahnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Blitar, Bambang Arintoko menyampaikan, “Sampai hari ini belum ada pelanggaran terkait adanya politik uang karena memang kegiatan pemungutan dan penghitungan suara masih dilakukan pada bulan April 2019. Biasanya pelanggaran sering terjadi mendekati pemungutan dan penghitungan suara namun pada tahapan kampanye ini tidak menutup kemungkinan bisa terjadi adanya politik uang tersebut”.

“Untuk itu, kami akan memaksimalkan pencegahan mulai dari himbauan, sosialisasi dan koordinasi dengan Stakeholder”, Sambung dia.

Font Resize