jatim.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Blitar membuka kesempatan untuk seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam melakukan pemantauan pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019. Ketua Bawaslu Kota Blitar, Drs. Bambang Arintoko menyampaikan dalam sambutannya di depan seluruh organisasi kepemudaan dan organisasi masyarakat yang telah terdaftar di Bakesbangpol Kota Blitar pada tanggal 14 Nopember 2018 di Hotel Puri Perdana saat membuka acara Sosialisasi Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 4 Tahun 2018.

“Tugas Bawaslu adalah melakukan pengawasan dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu. Namun agar Pemilu bisa berjalan dengan kondusif, jujur dan berintegritas dibutuhkan peran aktif dari masyarakat sebagai salah satu indikator suksesnya Pemilu serta adanya partisipasi masyarakat dalam memantau proses penyelenggaraan Pemilu”, ungkap Ketua Bawaslu Kota Blitar, Drs. Bambang Arintoko.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Komisioner Bawaslu Kota Blitar Divisi SDM, Moh. Ridwan mengatakan bahwa pendaftaran pemantau Pemilu tersebut terbuka untuk setiap elemen masyarakat baik perseorangan ataupun organisasi/lembaga dengan syarat memenuhi ketentuan yang telah diatur dalam Perbawaslu nomor 4 Tahun 2018.

“Saat ini di Bawaslu RI telah ada 17 Pemantau Pemilu yang telah terakreditasi, namun khusus untuk Kota Blitar belum ada sama sekali,” ungkap Ridwan disela-sela diskusi dengan peserta.

Dengan menjadi Pemantau Pemilu, maka lembaga tersebut berhak mengikuti dan memantau proses penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019, sebagai contoh bisa hadir ke TPS pada saat pencoblosan untuk mengawasi secara langsung, sambung Ridwan.

“Kami berharap meski Kota Blitar saat ini dalam kondisi yang terbilang kondusif, ada organisasi masyarakat yang hadir pada acara sosialisasi ini yang mendaftar di Bawaslu Kota Blitar sebagai pemantau Pemilu yang akan ditutup 7 hari sebelum pencoblosan yaitu 10 April 2019, paling tidak itu bisa sebagai sarana pendidikan politik untuk masyarakat”, pungkasnya menutup acara.

Font Resize